Why you looks so sad, Melz?

Yup, Itulah yang terjadi sejak diminta ulang presentasi untuk proyek. Kecewa, sedih, kesal, putus asa, tidur tak tenang, stress dan berandai akan sesuatu yang terburuk akan terjadi. Kenapa sih harus ngulang? Satu sisi berkata, lihat kamu dikasih kesempatan untuk memperbaiki. Sisi lain pun berkata, kamu selama ini ngapain saja.  Sungguh tanggal 5 April 2010, melz kesal bukan main. I felt useless.

Saya begini bukan karena saya tidak bisa, tapi saya tidak dapat dukungan dari internal. Saya pun bukan orang hebat, yang melihat sesuatu, langsung mengetahui kesalahannya ada dimana dan bisa punya sejuta ide untuk membereskannya. Saya ingin belajar, kenapa dipersulit? Please, Don’t judge a book by its cover dong! Tidak perlu bawa nama almamater. Saya ini bisa sampai melewati masa studi saya pun bukan karena saya hebat koq. Itu semua anugrahNya.

Yang sudah kenal saya, pasti tau seperti apa saat saya emosi. Disini saya belajar satu hal lagi di dunia kerja, apa pun yang terjadi, kita gak boleh terbawa emosi. Buat apa saya marah, itu pun tidak ada terselesaikan, bukan? Buat apa saya marah pada orang ‘itu’, itu pun gak akan mengubah menjadi lebih baik. Saya hanya teringat perkataan Mentor gerejaku, “Kalau lingkungan dan orang lain tidak bisa berubah, yang harus berubah adalah kita sendiri”.

Perubahan tidak akan terlambat jika Kita tidak memulainya. So, Angkat kepala, Buka Mata, Putar pikiran, dan Berdoa! Sesuatu yang sudah ditetapkan harus berjalan, persiapkan dirimu!

Baru kali ini, emosi saya dipancing lagi sehingga membuat saya jadi depresi. Terdengar seram kan? Mungkin saya diuji terus untuk hal ini, sampai saya bisa meresponinya dengan baik. Ini pun kebawa sampai saat acara Wisuda ITB April 2010. Maaf teman2 wisuda April. saya gak bisa foto dan bergembira seperti kawan lainnya. Toh saya juga yang rugi,kan?

Walaupun begitu, kondisi itu ‘menculik’ saya dari kegembiraaan kalian,tetapi saat melihat senyum dan kebahagiaan kalian di foto ini,  Itulah yang membuat saya menjadi semangat. Terima kasih untuk temen2 yang mendengarkan curhat saya, Doa dan support kalian juga, yang membuat saya menjadi kuat. Kuat untuk menghadapi apapun yang terjadi.

Iklan

I’m sick

Sudah 4 hari ini,tubuhku terkena serangan. Minggu malam pun demam tinggi dan meriang mentaklukan badan ini. Serangan itu pun berlanjut di siang hari. Dengan berpakaian lengkap bak prajurit siap di medan perang, aku hanya terkulai lesu di kamar. Serangan itu pun terkadang berhenti,dan aku merasa pulih. Kucoba untuk mengerjakan sesuatu untuk mengurangi beban tugasku, disana aku lengah. Serangan pun berlanjut.

Alhasil, medik pun turun tangan. Kupikir, saat itu juga akan diketahui siapa yg memulai serangan itu. Huh,sayang sekali..aku harus menunggu2hari lagi. Medik hanya memberi pengobatan pertama. Selang waktu berjalan, obat itu cukup membantu tetapi tidak berhasil mengatasi serangan. Terkadang membaik tetapi saat tertentu kembali drop.

Tibalah waktunya, penelusuran siapa yang memulai. Cukup banyak yang diperiksa, dan hasil menunjukkan peningkatan kehidupan Salmonella typhi di ususku.

Ya, hanya pra typhi. Jangan sampai typhi!

Saat waktu yang cukup dekat, ada SMS, mungkin saat kondisi tubuhku tidak fokus membacanya. Melissa sakit, gejala DB, dirawat di RS Husada. Truz gw bengong,,,kenapa gw sakit DB?!?!? Dengan odongnya baru tersadar, itu si Melissa, temen sebacth. Ya, dy pun juga jatuh sakit setelah beberapa saat berputar dengan teman DA dan ASPnya. Semoga temen2 Melz sehat2 ya!

Don’t sad

I saw moon tonight when I walked home.

I was thinking about it’s shine.

Really bright in clear sky, rarely I saw it.

No hallo and  no star around it. But there were thick cloud and light.

Maybe it will be rain or maybe not.

When I saw it, I thought about how to respon problem.

I made an analogy to explain it. Cloud, light and maybe rain are problem or something will make us desprate or stress. Although moonlight reflected light from sun, it also brighten people in night. Yeah, moonlight like spirit when we were down.

We never saw moonlight when rain happened. But, I thought Moon still brighten. So, you should cheer up and keep ur spirit ON. Remeber that! Always pray and try to convience urself you can past it. 🙂

Moon still brighten

pic source : http://www.flickr.com/photos/11686364@N08/2789736004/

I’m an open water diver

Melliza is an open water diver. Yeah another story that i kept from most of my friends. Sorry guys.  It was other activity to spend my time.

I got a message from my friend, Achie about this certification. As you know, diving need a lot of money and time to learn it. Yeap, it’s true. Surprisingly, I took this chance after consult with my friends. I think about many spots dive, several projects to save reef and sea, and many more.

I met new friends in the place where I studied. Eja as an instructor, Oja, Eumier, Yulia, Lucky as an assistant instructor, and Sendia, Icha, Hanna, Elva, Faisal, Vian, Ardina, Nia, Oline as an Open Water Diver. Whole certification was begin on December 2009 and End in January. I was certified on Jan 17th 2010, the day after got hired and before I worked. What a excited trip!

The trip was arranged for one day in Sanghyang Island, Banten. The wonderful site to dive in but we weren’t right time because the weather was bad (rainy and windy). As you know, underwater was wonderful, unique, dynamic and extreme. But, overall I liked it so much and I can’t wait to do it again in other dive spots, especially in Indonesia. So, I will going to make a trip list and saving money to buy gear.

Welcome to our company-Sebuah cerita dibalik cerita

Mungkin bagi orang yang deal dengan perusahaan tertentu, pasti mendengar kata yang maknanya serupa. Sebuah kesempatan yang tiba untuk pertama kali, tepatnya Senin 18 Januari2010.  Yup, gw di hire FMCG (fast moving consumer goods) company.

Yup, I hired by FMCG (fast moving consumer goods) company.

Akhirnya doa saya dan dari teman2 yang banyak menguatkan saat itu terjawab. Kenapa saya bilang saat itu? Karena ini adalah langkah terberani saya, dengan resiko yang tinggi dan mendobrak ketidakmampuan saya dalam memutuskan sesuatu hal secara cepat, Melz melaju untuk melangkah.

Hmmm,,memangnya ada apa? Ada sebuah cerita dan sangat singkat. Okey, saya coba cerita tentang dibalik cerita ini. Hari itu (liat dibagian bawah),,,seperti kebiasaan saat libur adalah bangun siang. Saat seluruh orang di rumah sudah pergi untuk beraktivitas, saya hanya bermalas-malasan di tempat tidur. Badan yang sudah bosan berada di tempat tidur meminta untuk beranjak dari sana. Dan seperti temen-temen lainnya, melz menuju komputer untuk membuka jendela baru di hari itu.

Handphone pun selalu diajak bersama, dan tiba-tiba telepon itu pun berbunyi. Sebuah angka tak dikenal muncul pada display LCD pada jam 11.00.  Segera diangkat,,,karena sudah di awal tahun 2010, saya mencoba untuk apply kerja.  Dalam hati pun berkata, mungkin itu panggilan.  Ternyata benar, itu adalah telepon dari perusahaan FCMG. Singkatnya saya diminta untuk datang psikotest jam 13. Letak psikotest tidak berjauhan dengan posisi rumah, Baiklah saya coba (dengan tujuan saya hanya ingin menggunakan waktu saja).

saya coba (dengan tujuan saya hanya ingin menggunakan waktu saja)

Saya pun berangkat menuju kantor tersebut dengan membawa beberapa berkas yang diminta. Hanya bertemu dengan beberapa orang (tampaknya baru di tes juga), saya tidak banyak berinteraksi dengan mereka. Akhirnya saya pun psikotes dimulai jam 14.00 dan selesai jam 16. Psikotes dengan komputer dan tanpa persiapan membuat saya tidak terlalu berharap akan kelanjutan dari rekruitmen. Ya,,,tujuan awal saya memang hanya ingin menghabiskan waktu saya. Sehabis psikotes, saya berbicara dengan seorang kandidat dan dia sedang menunggu untuk wawancara akhir. Di saat itu, saya diberitahu bahwa program rekruitmen ini akan dimulai Senin,18Januari2010. APA??!?!? Iya,,hari ini sign contract koq…langsung.  Pada saat itu, di kepala saya cuma satu, tidak mungkin saya lanjut karena saya gak optimal saat psikotes tersebut.

Mungkin bisa dibilang kualat yah, saya selalu menganggap enteng hal yang memang tidak saya impikan. Apa yang saya impikan? Impian saya sangat idealis dan realistis, saya lulusan biologi-dengan spesifikasi ekologi, dan menyukai lingkungan maka saya ingin sekali bekerja dengan lingkungan, terutama di konsultan lingkungan. Tujuannya supaya saya bisa aplikasi ilmu saya dan belajar lebih. Tetapi memang apa yang manusia inginkan, belum tentu yang Tuhan juga inginkan buat ciptaanNya.

Impian saya sangat idealis dan realistis

Menunggu kandidat itu beres wawancara, saya pun masih santai dengan pikiran ah di wawancara pasti gak lolos. Edun lah (Gokil), saya hanya di wawancara sama direktur HRD sedangkan yang lain perlu 3 tahapan untuk sampai ke sign contract. Direktur ini memberikan kesempatan pada saya untuk bergabung tetapi dengan penjelasan terlebih dahulu mengenai program rekruitmen ini. BAgaimana dengan proses rekruitmen, penempatan, dan PENALTY. Saat selesai wawancara pun, saya masih gak memikirkan bahwa saya ini sudah menuju sign in contract.

Inilah yang jadi saat menentukan bagi saya. Saya panik, kaget- terheran-heran dan bingung kenapa jadi begini. Pihak HRD pun akhirnya menemui saya dan bersiap memberi kontrak untuk ditandatangani. Saya akhirnya minta waktu kepada pihak HRD, untuk pending sign in. Namun mereka bilang, kalau tidak bisa, berarti ini dilepas, sedangkan kalau diterima ini bisa dibaca soal peraturan dll. HRD pun memahami saya bahwa saat itu saya memerlukan waktu untuk mengambil keputusan. Saya tidak menyia-yiakan waktu  untuk berdoa dan berpikir jernih.

Keputusannya adalah saya lanjut untuk meniti di program tersebut. Beginilah ceritanya teman, mengapa sering bilang saya masuk jalur fast track. Karena hari itu adalah hari jumat, 15 Januari 2010. Sebuah kesempatan cepat, langka dan ajaib. Saya mengambil resiko, menggunakan keberanian saya dan menggantungkan masa depan saya untuk menjalani ini dalam pimpinan Tuhan.

Saat ini keputusan sudah diambil dan no turning back bagi saya. Yang harus saya lakukan adalah menggunakan kesempatan, belajar, semangat dan menyakini diri saya bisa mencapai apa yang saya pilih.

Cerita ini saya persembahkan buat Tuhan, keluarga, dan teman2. Tanpa salah satu diantara ketiga itu, melz tidak bisa mencapai titik baru ini.  Buat temen-temen, tetap saling  mendukung dan menguatkan supaya bisa mencapai sesuatu. Buat Si Impian, tetaplah berapi dalam hati dan pikiran saya. Saya akan menjadi sang pemimpi yang mengejar dan mewujudkan mimpi itu. Semoga akan ada jalan menuju impian itu dan saat itu datang, saya akan ingat cerita lain di balik cerita.

Not in real happy Sunday! Arkhhhhhhhh

Once again, I  can’t handle my emotion when I had period. Arkkkkkk….It really makes me upset in this lovely Sunday!

Did you know what happen to me along this day? I still got cough, failed in test, and fight with my mom!

Owh,,,how stupid I am!

31 December 2009, Sayonara Surabaya-Malang-Batu-Sempu!

Mengapa waktu berjalan begitu cepat? Atau kita yang terlalu lambat? Begitu banyak keceriaan di perjalanan ini, tetapi harus diakhiri. Perlindungan sepanjang hari tidak terlepas dari tangan Tuhan. Rencana hari ini adalah perjalanan menuju ke Bandung menggunakan KA Pasundan pada jam 6.15.

Kami harus berebutan tempat duduk dengan orang lain, berbeda waktu  menjadi praktikan atau asisten Proyek Ekologi-gerbong pribadi. Untungnya kami tidak terpisah terlalu jauh, tetapi hari ini penumpang sangat membludak.

Tempat duduk untuk 3 orang menjadi 5 orang, tempat duduk 2 orang menjadi 3 orang. Sama sekali tidak nyaman, apalagi untuk tidur.

Setiap jam merupakan waktu yang penting untuk kami segera mengakhiri mati gaya di gerbong tersebut. Pagi, siang dan malam pun tiba, kami semua akhirnya sampai di Stasiun Kiaracondong, Bandung. Tepat di pukul 23.45, hari ini akan menjadi akhir dari backpack Jatim, sekaligus akhir dari tahun 2009.

Perjalanan ini menjadi pemberi semangat baru dalam kejenuhanku setelah wisuda+belum mendapat pekerjaan. Yang pasti aku selalu menunggu untuk lokasi-lokasi indah lainnya untuk kudatangi.

Gonna miss our journey again!

Terima kasih untuk :

Wanti yang memberi info via sms, Tejo-Cita-Dito-Pai-Satrio untuk susunan rundown perjalanan yang mengagumkan, Njul&Ela yang membantu memberi keramaian di setiap suasana, keluarga besar Dito di Malang yang memberi lebih dari sekedar tempat yang nyaman di hati, dan keluarga Pai yang memberi rest area selama di Surabaya (sayang belum tereksplor..mungkin suatu saat?). Terima kasih juga buat pengertian keluarga di Jakarta terutama Ayah, karena hanya bertemu 2 hari setelah lama tak jumpa. Terima kasih untuk Tuhan yang memberikan hambaNya sebuah kesempatan untuk melihat sisi lain dari sebuah kehidupan.

I will be waiting for wonderful journey again! See you there soon!

Previous Older Entries Next Newer Entries