Biarkan amarahmu pergi jauh

Ada apa ini?

Seminggu terakhir, adalah hari yang benar-benar menyebalkan.
Permainan emosi dimulai, jadi ababil (anak labil) gitu.
Gw pribadi, pada saat emosi benar sudah tidak bisa tertahan, yang mengenal gw dengan dekat
pasti tau, seperti apa menakutkan cewe satu ini.

Yup, pengendalian diri mulai goyah saat itu. Tidak tahu caranya, akhirnya hanya untaian air mata dan
iringan sedu yang mengalir. Ya, mungkin kalian para lelaki akan bicara,”lemah kali kalian wanita.”
Tapi ini salah satu cara emosi itu tidak dikeluarkan dengan cara yang salah (jangan digeneralisasi).

Siapa dan apa yang menyebabkan pengendalian diri saya goyah?

Setan, ya saya kira setan. Setan yang sudah terjebak lama dalam tubuh seseorang.

Saya menjadi korban atas sikap saya sendiri.
Yang keluar dari mulut, hanya kutuk.
Yang keluar dari sikap, hanya kasar.
Yang terlihat oleh semua orang, hanya pribadi yang berbeda 180 derajat.
Seram yah sampai emosi bisa mempermainkan diri saya.

Jujur respon saya sekarang adalah ANTIPATI. Sungguh, tidak peduli lagi.
Jika cara baik saja, sudah tidak pernah dilihat. Cara apa yang harus ditunjukkan supaya diterima?

Jawaban ini mungkin harus saya cari.

 

 

Iklan

2 Komentar (+add yours?)

  1. Lord Ganthar
    Jan 15, 2011 @ 15:21:24

    Hyehehehehe… kenal bgt Gw yg satu ini… Klo udah Gtu anak2 mo ngomong minta apa sama Loe trus Gw yg disuruh2 karna yg lain takut…
    Bener bgt, Tez…
    cuma satu hal yg kurang pas Klo mnurut Gw…
    Klo cara baik tidak berhasil, cari cara yg lebih baik…
    Klo cara baik tidak berhasil, lakukanlah lebih banyak lagi… mungkin hanya belum berhasil saja
    Klo cara baik tidak berhasil, coba introspeksi, mungkin belum cukup baik…
    Klo cara baik tetap tidak juga berhasil, tabah dan berpengharapanlah, dan tetap berbuat baik… setidaknya kau akan mati sebagai orang baik…

    Perjuangan kita adalah konsistensi melawan waktu-waktu yg kejam…
    saat orang baik pada kita, kita berusaha baik juga sama orang itu…
    saat orang terlihat tidak baik, masih mungkin maksudnya baik hanya saja tidak tersampaikan dengan baik, sedapatnya kita berusaha tetap u/ berlaku baik…
    dan saat orang berlaku tidak baik, apakah kita akan tetap berlaku baik?

    Penjahat pun sulit u/ berlaku tidak baik pada orang yg baik…
    apa kita orang jahat ato baik?

    Balas

  2. melz
    Jan 22, 2011 @ 12:05:41

    Iya nih gung,,,mana PMS melanda gitu.
    Yasudahlah…makin lah tak terkontrol.
    Sekarang sudah membaik koq.
    🙂

    Belajar menata e.mo.si

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: