26 December 2009- The Journey to East Java Begin

Kereta Pasundan lagi2 menjadi favorit u/perjalanan backpacker.

Bermodal di bawah 40ribu, kita bisa mencapai Jatim, walaupun tau sendiri yah kelas ekonomi seperti apa (berhenti di setiap stasiun u/naik&turun penumpang). Perjalanan seharian membuat gw&bbrp teman kehabisan gaya u/menghabiskan waktu. Setibanya di stasiun Gubeng, kira-kira jam11.40, 2 ajudan dr ayah Dito menjemput kami dengan sebuah elf kapasitas15org. Nyuaman,nyenyak dan dingin-3ekspresi dr lanjutan perjalanan yang belum usai. Kami ber8 istirahat di mess rumah sakit Dr. Soepraon, Malang. Lagi-lagi, besar&lengkap adalah kata yang cocok untuk menggambarkan mess ini.

Kami mendatangi rumah dinas ayah Dito terlebih dahulu untuk berjumpa dengan ibunya dan makan (itu sekitar jam1 pagi).

Huah, nguantuk tapi badan gak banget. Jadi, mandi dan beberes sebentar lalu membaringkan tubuh yang capek ini untuk mengembalikan tenaga u/beraktivitas di hari berikutnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: