Volley means sport, fun, and community for melz

Suara gemuruh, mata terpana, keramaian tercipta. Tiga dari situasi yang ada kalau ada pertandingan voli. Ini adalah salah satu olahraga yang gw banget. Mungkin orang-orang gak tau nama, asal usul, dan siapa gw kalau gak ada suatu olahraga yang dikenal dengan nama voli. Nama gw cukup mulai santer terdengar di event voli. Kenapa harus eksis di voli?

Gini cerita singkatnya, pertama kali kenal dan banyak bermain dengan voli saat 12/13 tahun. Dari sekedar materi di mata pelajaran olahraga dari SLTP sampai jadi hobi. Kemampuan pun tidak seberapa di kala sekolah tapi berbeda waktu kuliah. Dari seorang pemain inti-cadangan menjadi starter. Kalau pernah denger quote : from zero to hero, mengingat waktu yang lalu, rasa sedih dan kecewa berubah menjadi rasa bangga. Ada 3 hal yang menurut melz terkait voli : Sport, Fun and Community.

  1. Sport atau olahraga :  Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat..yup jargon olahraga yang didengung2kan. Bagi yang ikut klub voli atau olahraga lainnya, pasti ngerasain beratnya latihan, dimulai dengan pemanasan sampai pendinginan. Tujuan dari latihan pada dasar adalah melatih basic skill, stamina, action&reaction. Hasil latihan pun akan berbeda pada setiap orang. Orang yang memang punya passion untuk berkembang, pasti dia akan menunjukkan hasil latihan yang signifikan. Bukan berarti orang yang tidak punya passion, tidak berkembang juga loh (pasti ada alasan lain).
  2. Fun atau kesenangan : Jenuh atau stress dengan sesuatu hal yang dikerjakan baik itu rutinitas atau lainnya? Get out while from your rutinity. Do something which can refresh yourself. Saran aja – pilih olahraga sebagai suatu hobi, akan membuat kita tetap melakukannya karena kecintaan pada hobi tersebut. Bukan karena paksaan atau ikut2an, tetapi kita happy dengan hobby tersebut. Intinya gak cuma sehat yang didapat tetapi senang pun juga diraih. Rasa senang yang paling dirasakan adalah saat bermain. Yap! Bermain di lapangan setelah beratnya berlatih. So, saat pertandingan yang dihadapi bersama temen voli putri Nymphaea, terasa all out dan tidak ada beban. Layaknya olahraga lainnya, voli bukan hanya kekuatan dan stamina yang digunakan, tetapi otak, kerjasama dan kepercayaan dengan teman lainnya.
  3. Community atau komunitas : Banyak komunitas yang gw dapet disini. Dimulai dari lingkup terkecil yaitu unit sendiri (UBV-Unit Bola Voli ITB), komunitas voli Nymphaea, komunitas voli antar himpunan, komunitas wasit, komunitas atlet atau profesional sampai Volimania.org. Dengan kata lain, kegiatan voli membuat saya memiliki suatu networking yang cukup baik.

Empat tahun terakhir, voli menjadi pengalaman hebat, berkesan dan membekas dan tahun-tahun selanjutnya, voli akan menjadi sesuatu yang tidak pernah lepas dari bagian dari siapa saya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: